ZIARAH KE MAKAM RAJA-RAJA DI IMOGIRI

img_0645
Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia ke-63, BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah dan Perwakilan D.I. Yogyakarta melakukan kegiatan ziarah ke makam raja-raja di Imogiri, D.I. Yogyakarta. Sejarah Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia mencatat bahwa Almarhum Sri Sultan Hamengkubuwono IX adalah mantan Ketua BPK RI yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan Presiden tanggal 23 Juni 1964 Nomor 1960/1964. Atas dasar inilah sebagai bentuk penghargaan kepada Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang juga adalah seoran raja kesultanan keraton Yogyakarta maka diadakan kegiatan ziarah makam raja-raja di Imogiri sebagai bentuk perayaan sederhana dari peringatan Hari Ulang Tahun Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia ke-63. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 25 Januari 2010 ini diprakarsai oleh Anggota IV BPK RI, Ali Masykur Musa dan Anggota V BPK RI, Sapto Amal Damandari. Turut hadir dalam rombongan ziarah makam raja-raja di Imogiri ini antara lain, Tortama V, Sakir Amir, Kepala Biro SDM BPK RI, Fachry Alusy, Kepala Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Evita Eriati, Kepala Perwakilan Provinsi D.I. Yogyakarta, Sumardi, para pejabat struktural Perwakilan Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta serta pegawai BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah dan Perwakilan D.I. Yogyakarta. Ziarah makam raja-raja di Imogiri ini dilakukan pada pukul 12.30 WIB, karena sesuai informasi yang disampaikan oleh juru kunci makam bahwa peziarah baru diizinkan memasuki area pemakaman selepas Dzuhur. Ketentuan lain yang juga harus dilakukan selama melakukan ziarah makam raja-raja di Imogiri ini yakni, seluruh peziarah diharuskan memakai pakaian Jawa yang disebut ‘’sorjan’’. Acara diawali dengan sambutan dari pihak abdi dalem penjaga makam yang menerangkan silsilah keturanan raja-raja yang dimakamkan di area pemakaman raja di Imogiri . Kemudian, Anggota IV BPK RI, Ali Masykur Musa mewakili Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia menyampaikan sambutannya dalam Bahasa Jawa Kromo. Selanjutnya seluruh peziarah dipersilahkan memasuki area pemakaman raja-raja yang terdiri dari 3 tingkatan. Untuk letak makam raja-raja sendiri berada di tingkatan paling atas. Sebelum menabur bunga di makam raja, para peziarah melakukan tahlilan dan memanjatkan doa-doa yang diperuntukkan kepada almarhum raja-raja. Setelah melakukan tabur bunga, acara diakhiri dengan foto bersama di depan area pintu masuk makam. Acara yang dilakukan dengan penuh khidmat ini diharapkan bisa memberi pengaruh positif bagi seluruh pegawai Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Selayaknya bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya, maka Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia juga akan besar jika selalu menghargai jasa orang-orang yang turut memberikan sumbangsih yang besar bagi kemajuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Insya Allah kita bisa!

BAGIKAN
Berita sebelumyaHUT BPK RI KE-63
Berita berikutnyaFANTA 1, JUARA!