Jelang Natal 2019, Warga Kristiani BPK Jateng Kunjungi Panti Asuhan Wikrama Putra Semarang

586

Natal tak selalu identik dengan perayaan natal yang meriah. Demikian yang dilakukan oleh warga kristiani BPK Jateng pada Jumat lalu (15/11) di Panti Asuhan Wikrama Putra, Ngaliyan Semarang. Perayaan natal kali ini, khususnya para pegawai yang beragama kristen dan katholik yang tergabung dalam sebuah persekutuan warga kristiani BPK Jateng bernama “Filios Dei”, melakukan kegiatan “Berbagi Kasih” dengan mengunjungi anak-anak di Panti Asuhan Wikrama Putra Semarang. Ini merupakan ketiga kalinya warga kristiani BPK Jateng berkunjung ke panti asuhan dalam 2 tahun terakhir, tepatnya menjelang peringatan hari Natal.

Panti Asuhan Wikrama Putra terletak di Jalan Wismasari Selatan 5, Ngaliyan, Semarang. Berdiri 1967, Wikrama Putra tak bisa dipisahkan dari nama pastor dan guru, HC Van Diense SJ Arsts, warga negara Belanda yang mengajar di SMA Loyola Semarang. Untung Sudono, ketua yayasan Aloysius selaku penanggungjawab panti asuhan menjelaskan bahwa pendirian yayasan ini merupakan bentuk keprihatinan Van Diense terhadap banyaknya anak-anak di bawah umur yang mencari puntung rokok untuk dijual di masa itu. Untung pun menceritakan suka duka pengalamannya dalam mendidik anak-anak panti yang berbeda latar belakang budaya serta pastinya memiliki luka batin masing-masing. “Anak-anak kami tidak ada yang boleh diadopsi, kami akan terus memelihara dan mendidik anak-anak tersebut sampai besar, mandiri, bekerja, bahkan ada yang kami sekolahkan sampai S2, dan ada pula yang sampai kami nikahkan (mantu)” tambah Untung.

Kegiatan berbagi kasih ke panti ini, dimulai dari penggalangan dana secara sukarela dari pegawai kemudian disalurkan dalam bentuk uang, barang, keperluan sekolah, sembako, serta makanan dan minuman kepada penghuni panti asuhan. Diharapkan bantuan yang diberikan tersebut dapat membantu anak-anak panti asuhan yang memang masih membutuhkan. Acara berbagi kasih dipandu oleh Bpk. Nelson H.H. Siregar, Kasubaud Jateng IV. Anak-anak panti yang mengikuti acara terlihat sangat gembira, bahkan beberapa anak mau dipangku dan duduk bersama teman-teman dari BPK.(*)