Pentingnya Budaya Kerja yang Baik

206

BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, bekerja sama dengan Inspektorat Utama BPK, menyelenggarakan sosialisasi bertema “Penguatan Budaya Kerja yang Ber-Integritas, Independen dan Profesional untuk Menghasilkan Pemeriksaan yang Berkualitas dan Bermanfaat” pada Jumat (8/11) kemarin. Dilaksanakan di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Jateng, acara ini diikuti seluruh pegawai di lingkungan BPK RI Perwakilan Jateng.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Inspektur Utama BPK Ida Sundari. Acara pembukaan sosialisasi juga dihadiri oleh Kepala Pewakilan (Kalan) BPK Provinsi Jateng Ayub Amali beserta para pejabat BPK Perwakilan Provinsi Jateng.

Bertindak sebagai pembicara dalam sosialisasi, Inspektur Pemerolehan Keyakinan Mutu Pemeriksaan Rieta Amalia dan Inspektur Pemeriksaan Internal dan Mutu Kelembagaan Maulana Ginting. Selain itu, sosialisasi juga menghadirkan Inspektur Penegakan Integritas Etty Herawati dan Kepala Bidang Inspektorat Penegakan Integritas M. Yusuf John sebagai pembicara.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Ida Sundari menyatakan bahwa sosialisasi ini rutin dilakukan setiap tahun untuk membangun kesadaran para pegawai tentang perlunya budaya kerja yang baik dan sesuai nilai-nilai dasar BPK. Sosialisasi juga dilakukan untuk memberikan informasi baru dan perlu dilaksanakan perwakilan. “Ada beberapa kegiatan Itama yang baru dan perlu dilaksanakan oleh seluruh satuan kerja,” jelas Ida.

Di acara yang sama, Kalan BPK Provinsi Jateng Ayub Amali menyampaikan hal senada. Menurut Ayub Amali, kualitas hasil pemeriksaan tidak hanya ditentukan oleh pemeriksa. “Budaya kerja yang baik juga diperlukan untuk menghasilkan laporan hasil pemeriksaan yang berkualitas baik,” kata Ayub.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama berisi pemaparan materi tentang “Titik Kritis Pemeriksaan BPK Saat Ini Menuju Pemeriksaan yang Berkualitas dan Bermanfaat”. Materi ini disampaikan oleh Rieta Amalia. Menjadi moderator pada sesi pertama ini Kepala Sub Auditorat Jateng 4 Nelson H. H. Siregar.

Sesi kedua dimulai selepas sholat Jumat. Pada sesi ini, hadir tiga pembicara sekaligus. Maulana Ginting menyampaikan materi tentang “Dukungan Kelembagaan dan Fungsi Konsultasi Menuju Pemeriksaan yang Berkualitas dan Bermanfaat”. Sedangkan Etty Herawati didampingi M. Yusuf John menyampaikan materi tentang “Peran Penegakan Integritas Menuju Pemeriksaan yang Berkualitas dan Bermanfaat”. Pada sesi kedua ini, bertindak sebagai moderator Kepala Sekretariat Perwakilan Acep Mulyadi.

Sosialisasi berlangsung interaktif. Selain pemaparan oleh pembicara, pada masing-masing sesi peserta dipersilakan mengajukan pertanyaan. Sebagai bentuk apresiasi, para pembicara juga membagikan souvenir bagi para peserta yang aktif selama pemaparan.(*)