Tekan Kebocoran Keuangan dengan E-Retribusi

15

PEDURUNGAN- Penerbitan E-Retribusi diharapkan mampu menekan kebocoran transaksi keuangan di pasar-pasar Kota Semarang. Konsep pembayaran elektronik melalui e-Retribusi juga diharapkan membantu memaksimalkan pendapatan, sehingga pembangunan bisa berjalan lebih baik.

Bila sukses diterapkan, diperkirakan ada 15 ribu- 20 ribu pedagang yang akan menggunakan e-retribusi. Target transaksi diprediksi mencapai Rp30 M. Pada masa mendatang diharapkan juga dapat berfungsi sebagai alat pembayaran listrik.

 

[Berita Selengkapnya]