Senin (08/01) kemarin, Kepala Perwakilan (Kalan) BPK RI Provinsi Jateng  Hery Subowo bertemu dengan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono. Pertemuan yang dilakukan untuk membangun hubungan baik dan meningkatkan kerja sama strategis antar-instansi BPK Perwakilan Jateng dan Polda Jateng tersebut digelar di rumah dinas Kapolda Jateng.

Pada kesempatan tersebut, Kalan BPK Provinsi Jateng  Hery Subowo juga memperkenalkan dua pejabat baru di lingkungan kantor BPK Perwakilan Provinsi Jateng kepada Kapolda Jateng. Dua pejabat baru tersebut adalah Kepala Sekretariat Perwakilan Sidik Sardjoko yang menggantikan Novie Irawati H.P. dan Kasubaud Jateng II Emmy Mutiarini yang menggantikan Bernadetta Arum Dati. Kedua pejabat baru tersebut mulai aktif di Perwakilan Provinsi Jateng pada awal tahun 2018.

Selain Kasetlan dan Kasubaud Jateng II, turut dalam pertemuan tersebut Kasubaud Jateng I Teguh dan Kasubaud Jateng IV Ahmad Adib Susilo. Selain itu, hadir pula Kasubbag Humas Athur Saragi, Kasubbag TU Okta Anantyo P.,  dan Kasubbag Hukum Dessy Dwi Astuti.  Adapun dari pihak Polda Jateng, turut dalam pertemuan tersebut  Irwasda Polda Jateng Kombes Pol Budi, Dirkrimsus Polda Jateng Kombes Pol Lukas, dan Kabid Keuangan Kombes Pol Bambang Ricky.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, Kalan BPK Provinsi Jateng dan Kapolda Jateng menegaskan komitmen untuk terus menjaga hubungan baik antar-instansi yang sudah berlangsung selama ini. Keduanya juga berharap dapat  meningkatkan kerja sama dalam kegiatan-kegiatan strategis demi menciptakan tata kelola dan pertanggungjawaban keuangan negara yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Selama ini, hubungan dan kerja sama antara BPK Perwakilan Provinsi Jateng dengan Polda Jateng telah berjalan cukup baik. BPK Perwakilan Jateng beberapa kali  melakukan pemeriksaan penghitungan kerugian negara atas kasus-kasus yang diinisiasi oleh Polda Jateng dan beberapa Polres di  Jawa Tengah. Kerja sama yang ada semakin efektif ketika di BPK Perwakilan Jateng membentuk  Satgas Pemeriksaan Investigatif (Investigative Audit Task Force) yang memang secara khusus dibentuk untuk mendukung tugas BPK Perwakilan Provinsi Jateng terkait pemeriksaan-pemeriksaan investigatif maupun penghitungan  kerugian negara. (*)